Resmi Dilantik, HKTI Kuningan Fokus Penguatan Petani dan Pelaku UMKM

0
63
Ketua HKTI Kuningan, H. Tenggono (tengah) dan Ketua HKTI Jabar, Nukman Abdul Hakim (kanan)/RMOLJabar
sumber berita : https://www.rmoljabar.id/resmi-dilantik-hkti-kuningan-fokus-penguatan-petani-dan-pelaku-umkm

Peran petani dalam meningkatkan ketahanan pangan sangatlah penting untuk keberlangsungan hidup. Termasuk para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang juga mendongkrak perekonomian di masyarakat, khususnya di Kabupaten Kuningan dan Indonesia.

Demikian disampaikan Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Kuningan, Hanyen Tenggono, Senin (12/6).

Hanyen Tenggono atau biasa disapa H Tenggono merupakan sosok pemimpin muda berusia 27 tahun, sekaligus Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) Provinsi Partai Golkar.

“Kita sekarang sudah resmi sebagai pengurus, dan SK juga sudah ada. Jajaran kepengurusan akan segera rapat menetapkan program kerja, agar langsung bergerak ke lapangan bersama petani maupun pelaku UMKM,” kata H Tenggono.

Tenggono mengaku, pihaknya fokus untuk memperkuat ketahanan pangan seperti padi, bahkan akan panen pada Oktober ini. Termasuk soal pemberdayaan UMKM, agar ke depan dapat terus dikembangkan lebih maju lagi.

“Kita nanti Agustus akan mengadakan event tentang sentra UMKM. Sehingga produk-produk UMKM dapat lebih dikenal luas, demi mendongkrak pendapatan para pelaku UMKM di Kuningan,” ucapnya.

Sementara Ketua HKTI Jawa Barat (Jabar), Nukman Abdul Hakim berkesempatan melantik langsung pengurus baru HKTI Kuningan. Eks Wagub Jabar ini juga mengapresiasi, pelantikan HKTI yang terbilang cukup meriah.

Nukman berpesan, agar pengurus HKTI fokus dalam pemberdayaan petani maupun pelaku UMKM. Dia berharap, sosok Hanyen Tenggono memberikan angin segar bagi keberlangsungan organisasi dan para petani lokal.

“Nanti kalau terpilih di tahun 2024 (Bacaleg H Tenggono), maka Kuningan harus maju. Baik dari pertanian, perikanan, peternakan hingga UMKM. Sebab saya lihat produk UMKM ini sudah bagus-bagus, kemudian bisa masuk tidak produk-produk tersebut di toko modern atau swalayan, mesti diperjuangkan,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, ia menekankan pentingnya upaya pemberdayaan UMKM dan peningkatan produksi pertanian, demi mencapai kesejahteraan yang merata di masyarakat.

Leave a reply

four × 4 =